Agen Poker Terpercaya - Polisi Lacak Motor Pria Tertelungkup di Bawah Jembatan Lumajang
Agen Poker Terpercaya - Polisi Lacak Motor Pria Tertelungkup di Bawah Jembatan Lumajang
Agen Poker Terpercaya - "Sepeda motornya tidak ada, dicari di sekitar TKP juga tidak ditemukan. Inilah yang membuat kami kesulitan menyimpulkan apakah korban ini bunuh diri atau korban begal. Lebih jelasnya menunggu motornya ditemukan dulu," terangnya.
Dari keterangan pihak keluarga, sambung Lugito, korban sempat menikah dengan seorang perempuan asal Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Jember. Dia lalu pergi merantau ke Malaysia dan sukses. "Korban sakit stroke saat jayanya itu," ujar Lugito.
Entah apa penyebabnya, tiba-tiba rumah tangga korban diterpa masalah dan akhirnya keduanya memilih cerai. Korban lalu pulang ke Desa Bades ikut adik kandungnya. Selama tinggal bersama adiknya, korban sering sakit-sakitan.
Bandar Ceme - Meski kondisi kesehatannya menurun, korban sering keluar rumah mengendarai motor. Adiknya sudah sering mengingatkan, namun korban tidak pernah mengindahkan dan terus saja pergi. "Ketika pulang, seringnya korban mengeluh sakit. Ketika diingatkan jangan pergi, marah-marah," tambah Lugito.
Menurut Lugito, pihak keluarga terakhir melihat korban keluar rumah dengan mengendarai motor matic, Senin (15/1) sore. Saat itu adik korban sempat bertanya, namun korban diam lalu pergi begitu saja. Malam itu korban tak pulang. Hingga keesokan harinya, korban ditemukan warga meninggal di dasar sungai Kali Pancing.
"Ada salah satu warga sekitar lokasi kejadian mengaku pada Senin sore itu melihat korban mondar mandir di sekitar jembatan sungai Kali Pancing. Kita tanya terus gimana, warga itu menjawab tidak tahu," pungkas Lugito.
Post By : OloPoker
Agen Poker Terpercaya - "Sepeda motornya tidak ada, dicari di sekitar TKP juga tidak ditemukan. Inilah yang membuat kami kesulitan menyimpulkan apakah korban ini bunuh diri atau korban begal. Lebih jelasnya menunggu motornya ditemukan dulu," terangnya.
Dari keterangan pihak keluarga, sambung Lugito, korban sempat menikah dengan seorang perempuan asal Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Jember. Dia lalu pergi merantau ke Malaysia dan sukses. "Korban sakit stroke saat jayanya itu," ujar Lugito.
Entah apa penyebabnya, tiba-tiba rumah tangga korban diterpa masalah dan akhirnya keduanya memilih cerai. Korban lalu pulang ke Desa Bades ikut adik kandungnya. Selama tinggal bersama adiknya, korban sering sakit-sakitan.
Bandar Ceme - Meski kondisi kesehatannya menurun, korban sering keluar rumah mengendarai motor. Adiknya sudah sering mengingatkan, namun korban tidak pernah mengindahkan dan terus saja pergi. "Ketika pulang, seringnya korban mengeluh sakit. Ketika diingatkan jangan pergi, marah-marah," tambah Lugito.
Menurut Lugito, pihak keluarga terakhir melihat korban keluar rumah dengan mengendarai motor matic, Senin (15/1) sore. Saat itu adik korban sempat bertanya, namun korban diam lalu pergi begitu saja. Malam itu korban tak pulang. Hingga keesokan harinya, korban ditemukan warga meninggal di dasar sungai Kali Pancing.
"Ada salah satu warga sekitar lokasi kejadian mengaku pada Senin sore itu melihat korban mondar mandir di sekitar jembatan sungai Kali Pancing. Kita tanya terus gimana, warga itu menjawab tidak tahu," pungkas Lugito.
Post By : OloPoker

Post a Comment